Senin, 22 September 2014

TUGAS 1 PKN PANCASILA SEBAGAI IDIOLOGI TERBUKA

TUGAS PKN XII IPS 1

Nama :

Agreztasya Aurenza P

Dinda Mutiara F

Linda Anjarsari



Pengertian Ideologi Secara Umum

a.    Dalam arti luas, ideologi menunjuk pada pedoman dalam berpikir ataupun bertindak (pedoman hidup) di semua segi kehidupan, baik segi kehidupan pribadi maupun umum.
b.    Dalam arti sempit, ideologi menunjuk pada pedoman baik dalam berpikir maupun bertindak (pedoman hidup) dalam bidang tertentu (Sunarso, Hs, 1986)



Pengertian Ideologi Secara Etimologis

Menurut asal kata, istilah ideologi berasal dari kata “idea” berarti gagasan, konsep, pengertian dasar, cita-cita, dan “logos” berarti ilmu.Secara harfiah, ideologi berarti ilmu pengetahuan dasar.

Dalam pengertian sehari-hari, idea disamakan artinya dengan cita-cita yang merupakan dasar, pandangan, atau paham.


Pengertian Ideologi Menurut Pendapat Para Ahli
Patrick Corbett, ideologi merupakan struktur kejiwaan yang tersusun oleh seperangkat keyakinan mengenai:
a.    Penyelenggaraan hidup bermasyarakat beserta pengorganisasiannya
b.    Sifat hakikat manusia dan alam semesta yang ia hidup di dalamnya
c.    Suatu pernyataan pendirian bahwa kedua perangkat keyakinan tersebut independen, dan
d.    Suatu dambaan agar keyakinan tersebut dihayati dan pernyataan pendirian itu diakui sebagai kebenaran oleh segenap orang yang menjadi anggota penuh dari kelompok sosial yang bersangkutan
AS Hornby, ideologi merupakan seperangkat gagasan yang mmbentuk landasan teori ekonomi dan politik atau yang dipegang oleh seseorang atau sekelompok orang
Soejono Soemargono, ideologi sebagai kumpulan gagasan, ide, keyakinan, serta kepercayaan menyeluruh dan sistematis yang menyangkut:  Bidang politik, Bidang social, Bidang kebudayaan, Bidang agama
Macam-macam Ideologi :
1.Liberalisme
Liberalisme adalah suatu ideologi atau ajaran tentang negara, ekonomi dan masyarakat yang mengharapkan kemajuan di bidang budaya, hukum, ekonomi dan tata kemasyarakatan atas dasar kebebasan individu yang dapat mengembangkan bakat dan kemampuannya sebebas mungkin.
2. Kolonialisme
Kolonialisme adalah paham tentang penguasa oleh suatu negara atas daerah / bangsa lain dengan maksud untuk memperluas negara itu
3.Konservatisme
Ideologi ini mengajarkan tentang manusia yang harus selalu memelihara kondisi yang sudah ada serta menciptakan kestabilan. Hal ini didasarkan pada pemikiran bahwa tidak selamanya sebuah perubahan akan membawa kebaikan.

4.Komunisme
Ajaran ini dipelopori oleh negara Uni Sovyet yang dikuasai Partai Bolshevik. Partai ini didirikan oleh Lenin. Dimana dalam ideologi ini semua manusia adalah sama serta tidak ada hak pribadi, mengingat semua faktor ekonomi dan produksi dikuasai oleh negara.

5.Marxisme
Ajaran ini dikemukakan oleh Karl Marx (1818-1883) dan Frederich Engel (1820-1895). Dalam ajarannya, mereka mengajarkan tentang dasar-dasar komunisme yang dikenal pada saat ini.Dalam konsep ini, ajaran yang mendominasi adalah pemikiran tentang konsep ekonomi dan materialisme.

6.Feminisme
Ideologi ini bertujuan untuk menciptakan persamaan hak antara pria dan wanita. Cara yang ditempuh adalah dengan melakukan pemerataan dan kesederajatan dari setiap gender

7.Sosialisme
Konsep sosialisme ini adalah menciptakan kebersamaan dan adanya kesetaraan pada setiap orang. Dalam ideologi ini diajarkan bahwa semua manusia harus saling membantu, karena manusia tidak bisa hidup sendiri.

8.Fasisme
Ajaran ini lahir di Italia dipelopori oleh Mousolinni. Dalam ideologi ini dikenal sebuah semboyan yang dipegang teguh, yaitu Crediere, Obediere, Combattere atau Yakinlah, Tunduklah, Berjuanglah.Dalam ideologi ini, peran negara demikian mutlak karena negara diyakini sangat diperlukan dalam upaya menciptakan tatanan kehidupan dalam masyarakat.

9.Demokrasi
Tujuan awal dari ideologi ini adalah untuk mengembalikan kekuasaan kepada masyarakat, dimana dalam sistem ini, terjadi keseimbangan peran negara hanya sebagai pelaksana administrasi pemerintahan.Sementara, kedaulatan sepenuhnya berada di tangan rakyat.

10.Neoliberalisme
Ideologi ini baru dikenal pada tahun 2000an. Inti dari aliran ini adalah untuk menciptakan kembali kebebasan individu yang dikaitkan dengan terjadinya pasar bebas di dunia internasional. Didalam ideologi ini tercipta kekuatan ekonomi yang menjadi tolok ukur kekuatan politik.

11. Kapitalisme,merupakansuatu paham yang meyakini bahwa pemilik modal bisa melakukan usahanya untuk meraih keuntungan sebesar-besarnya . Negara yang menganut paham kapitalisme Amerika serikat, Jepang, Italia, Inggris, Jerman, Prancis, Norwegia, Swedia, Swiss, Jepang, Korea Selatan .

Ciri-ciri Ideologi terbuka dan tertutup :

a.    Ideologi tertutup, adalah ideologi yang bersifat mutlak, ciri-cirinya:

  Bukan cita-cita yang sudah hidup dalam masyarakat, melainkan cita-cita sebuah kelompok yang digunakan sebagai dasar untuk mengubah masyarakat

  Apabila kelompok tersebut berhasil menguasai negara, ideologinya itu akan dipaksakan kepada masyarakat

  Bersifat totaliter, artinya mencakup/mengurusi semua bidang kehidupan

  Pluralisme pandangan dan kebudayaan ditiadakan, hak asasi tidak dihormati

  Menuntut masyarakat untuk memiliki kesetiaan total dan kesediaan untuk berkorban bagi ideologi tersebut

  Isi ideologi tidak hanya nilai-nilai dan cita-cita, tetapi tuntutan-tuntutan konkret dan operasional yang keras, mutlak, dan total.



b.    Ideologi terbuka, adalah ideologi yang tidak dimutlakkan, ciri-cirinya:

  Merupakan kekayaan rohani, moral, dan budaya masyarakat (falsafah). Jadi bukan keyakinan ideologis sekelompok orang melainkan kesepakatan masyarakat

  Tidak diciptakan oleh negara, tetapi ditemukan dalam masyarakat sendiri. Ia adalah milik seluruh rakyat, dan bisa digali dan ditemukan dalam kehidupan mereka

  Isinya tidak langsung operasional, sehingga setiap generasi baru dapat dan perlu menggali kembali falsafah tersebut dan mencari implikasinya dalam situasi kekinian mereka

  Tidak pernah memperkosa kebebasan dan tanggung jawab masyarakat, melainkan menginspirasi masyarakat untuk berusaha hidup bertanggung jawab sesuai falsafah itu

  Menghargaipluralitas, sehingga dapat diterima warga masyarakat yang berasal dari berbagai latar belakang budaya dan agama.

Pengelompokan Ideologi


Contoh Ideologi Terbuka
1.Pancasila
2.Demokratisme
3.Liberalisme
4.Sosialisme
5.Feminisme
6.Neonasionalisme


Contoh Ideologi Tertutup
1.Komunisme
2.Marxisme
3.Leninisme
4.Fasisme
5.Hitlerisme
6.Zionisme
7.Atheisme
8.Terpimpin
9.Gaulisme
10.Leninisme

Bukti Pancasila adalah ideologi terbuka :
-Pancasila memiliki pandangan hidup dan tujuan serta cita – cita masyarakat Indonesia
-Tekad untuk mengembangkan kekreatifitasan dan dinamis untuk mencapai tujuan nasional
-Pengalaman sejarah bangsa Indonesia
-Terjadi atas dasar keinginan bangsa ( masyarakat ) Indonesia sendiri tanpa campur tangan atau paksaan dari sekelompok orang
– Isinya tidak operasional
– Menginspirasikan kepada masyarakat agar bertanggung jawab sesuai dengan nilai – nilai Pancasila
– Menghargai pluralitas, sehingga dapat diterima oleh semua masyarakat yang memiliki latar belakang dan budaya yang berbeda.



Fungsi Pancasila :

1. Pancasila Sebagai Dasar Negara
Dasar negara merupakan alas atau fundamen yang menjadi pijakan dan mampu memberikan kekuatan kepada berdirinya sebuah negara. Negara Indonesia dibangun juga berdasarkan pada suatu landasan atau pijakan yaitu Pancasila.Pancasila, dalam fungsinya sebagai dasar negara, merupakan sumber kaidah hukum yang mengatur negara Republik Indonesia, termasuk di dalamnya seluruh unsur-unsurnya yakni pemerintah, wilayah dan rakyat.Pancasila dalam kedudukannya seperti inilah yang merupakan dasar pijakan penyelenggaraan negara dan seluruh kehidupan negara Republik Indonesia.

2. Pancasila sebagai ideologi Bangsa Indonesia. Ideoligi berasal dari kata “Idea” yang berarti gagasan, konsep, pengertian dasar, cita – cita dan logos yang berarti ilmu jadi Ideologi dapat diartikan adalah Ilmu pengeertian – pengertian dasar.Dengan demikian Pancasila sebagai Ideologi Bangsa dimana pada hakekatnya merupakan suatu hasil perenungan atau pemikiran Bangsa Indonesia. Pancasila di angkat atau di ambil dari nilai-nilai adat-istiadat yang terdapat dalam pandangan hidup masyarakat Indonesia, dengan kata lain pancasila merupakan bahan yang di angkat dari pandangan hidup masyarakat Indonesia.

3. Pancasila sebagai Pandangan Hidup Bangsa Indonesia yaitu yang dijadikan pedoman hidup bangsa Indonesia dalam mencapai kesejahteraan lahir dan batin dalam masyarakat yang heterogen (beraneka ragam).

4. Pancasila sebagai Jiwa Bangsa Indonesia. Menurut Von Savigny bahwa setiap bangsa punya jiwanya masing-masing yang disebut Volkgeist, artinya Jiwa Rakyat atau Jiwa Bangsa.Pancasila sebagai jiwa Bangsa lahir bersamaan dengan adanya Bangsa Indonesia yaitu pada jaman dahulu kala pada masa kejayaan nasional. Hal ini sesuai dengan apa yang telah dikemukakan oleh Prof. Mr. A.G. Pringgodigdo dalam tulisann beliau dalam Pancasila, yang menyatakan bahwa Pancasila itu sendiri telah ada sejak adanya Bangsa Indonesia.

5. Pancasila sebagai kepribadian bangsa Indonesia, artinya Pancasila lahir bersama dengan lahirnya bangsa Indonesia dan merupakan ciri khas bangsa Indonesia dalam sikap mental maupun tingkah lakunya sehingga dapat membedakan dengan bangsa lain.

6. Pancasila sebagai Perjanjian Luhur artinya Pancasila telah disepakati secara nasional sebagai dasar negara tanggal 18 Agustus 1945 melalui sidang PPKI (Panitia Persiapan kemerdekaan Indonesia).

7. Pancasila sebagai Sumber dari segala sumber tertib hukum artinya; bahwa segala peraturan perundang- undangan yang berlaku di Indonesia harus bersumberkan Pancasila atau tidak bertentangan dengan Pancasila.

8. Pancasila sebagai Cita-cita dan tujuan yang akan dicapai bangsa Indonesia, yaitu masyarakat adil dan makmur yang merata materiil dan spiritual yang berdasarkan Pancasila.

9. Pancasila sebagai Falsafah Hidup yang Mempersatukan Bangsa Indonesia. Pancasila merupakan sarana yang ampuh untuk mempersatukan Bangsa Indonesia. Karena Pancasila adalah palsafah hidup dan kepribadian Bangsa Indonesia yang mengandung nilai-nilai dan norma-norma yang oleh Bangsa Indonesia diyakini paling benar, adil, bijaksana dan tepat bagi Bangsa Indonesia untuk mempersatukan Rakyat Indonesia.

10. Pancasila Sebagai Pandangan Hidup
Setiap manusia di dunia pasti mempunyai pandangan hidup.Pandangan hidup adalah suatu wawasan menyeluruh terhadap kehidupan yang terdiri dari kesatuan rangkaian nilai-nilai luhur.Pandangan hidup berfungsi sebagai pedoman untuk mengatur hubungan manusia dengan sesama, lingkungan dan mengatur hubungan manusia dengan Tuhannya.


Pancasila krama

Pancasila Krama ,yaitu:
1)Tidak boleh melakukan kekerasan.
2)Tidak boleh mencuri.
3)Tidak boleh berjiwa dengki.
4)Tidak boleh berbohong.
5)Tidak boleh mabuk minuman keras.



SEJARAH LAHIRNYA PANCASILA (Sebagai Ideologi & Dasar Negara)


Tiga setengah abad lebih, bangsa kita dijajah bangsa asing.

Tahun 1511 Bangsa Portugis merebut Malaka dan masuk kepulauan Maluku, sebagai awal sejarah buramnya bangsa ini, disusul Spanyol dan Inggris yang juga berdalih mencari rempah - rempah di bumi Nusantara.Kemudian Tahun 1596 Bangsa Belanda pertama kali datang ke Indonesia dibawah pimpinan Houtman dan de Kyzer.Yang puncaknya bangsa Belanda mendirikan VOC dan J.P. Coen diangkat sebagai Gubernur Jenderal Pertama VOC.


Penjajahan Belanda berakhir pada tahun 1942, tepatnya tanggal 9 Maret 1942 Pemerintah Hindia Belanda menyerah tanpa syarat kepada Jepang.Sejak saat itu Indonesia diduduki oleh bala tentara Jepang.Namun Jepang tidak terlalu lama menduduki Indonesia, sebab tahun 1944, tentara Jepang mulai kalah melawan tentara Sekutu.


Untuk menarik simpati bangsa Indonesia agar bersedia membantu Jepang dalam melawan tentara Sekutu, Jepang memberikan janji kemerdekaan di kelak kemudian hari.Janji ini diucapkan oleh Perdana Menteri Kaiso pada tanggal 7 September 1944. Oleh karena terus menerus terdesak, maka pada tanggal 29 April 1945 Jepang memberikan janji kemerdekaan yang kedua kepada bangsa Indonesia, yaitu janji kemerdekaan tanpa syarat yang dituangkan dalam Maklumat Gunseikan (Pembesar Tertinggi Sipil dari Pemerintah Militer Jepang di Jawa dan Madura) Dalam maklumat tersebut sekaligus dimuat dasar pembentukan Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI). Tugas badan ini adalah menyelidiki dan mengumpulkan usul-usul untuk selanjutnya dikemukakan kepada pemerintah Jepang untuk dapat dipertimbangkan bagi kemerdekaan Indonesia.


Keanggotaan badan ini dilantik pada tanggal 28 Mei 1945, dan mengadakan sidang pertama pada tanggal 29 Mei s/d 1 Juni 1945. Dalam sidang pertama tersebut yang dibicarakan khusus mengenai dasar negara untuk Indonesia merdeka nanti.Pada sidang pertama tersebut 2 (dua) Tokoh membahas dan mengusulkan dasar negara yaitu Muhammad Yamin dan Ir. Soekarno.


Tanggal 29 Mei 1945, Muhammad Yamin mengajukan usul mengenai calon dasar negara secara lisan yang terdiri atas lima hal, yaitu :

  1. Peri Kebangsaan
  2. Peri Kemanusiaan
  3. Peri Ketuhanan
  4. Peri Kerakyatan
  5. Kesejahteraan Rakyat


Selain secara lisan M. Yamin juga mengajukan usul secara tertulis yaitu :

  1. Ketuhanan Yang Maha Esa
  2. Persatuan Indonesia
  3. Rasa Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab
  4. Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/ Perwakilan
  5. Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia


Kemudian pada tanggal 1 Juni 1945 Ir. Soekarno (Bung Karno) mengajukan usul mengenai calon dasar negara yaitu :

  1. Nasionalisme (Kebangsaan Indonesia)
  2. Internasionalisme (Perikemanusiaan)
  3. Mufakat atau Demokrasi
  4. Kesejahteraan Sosial
  5. Ketuhanan yang Berkebudayaan


Kelima hal ini oleh Bung Karno diberi nama PANCASILA, lebih lanjut Bung Karno mengemukakan bahwa kelima sila tersebut dapat diperas menjadi Trisila, yaitu:

  1. Sosio nasionalisme
  2. Sosio demokrasi
  3.  Ketuhanan.

Selanjutnya oleh Bung Karno tiga hal tersebut masih bisa diperas lagi menjadi Ekasila yaitu GOTONG ROYONG.


Selesai sidang pembahasan Dasar Negara, maka selanjutnya pada hari yang sama (1 Juni 1945) para anggota BPUPKI sepakat untuk membentuk sebuah panitia kecil yang tugasnya adalah menampung usul-usul yang masuk dan memeriksanya serta melaporkan kepada sidang pleno BPUPKI. Tiap-tiap anggota diberi kesempatan mengajukan usul secara tertulis paling lambat sampai dengan tanggal 20 Juni 1945.


Adapun anggota panitia kecil ini terdiri atas 8 orang, yaitu:

  1. Ir. Soekarno
  2. Ki Bagus Hadikusumo
  3. K.H. Wachid Hasjim
  4. Mr. Muh. Yamin
  5. M. Sutardjo Kartohadikusumo
  6. Mr. A.A. Maramis
  7. R. Otto Iskandar Dinata dan
  8. Drs. Muh. Hatta


Pada tanggal 22 Juni 1945 diadakan rapat gabungan antara Panitia Kecil, dengan para anggota BPUPKI yang berdomisili di Jakarta. Hasil yang dicapai antara lain disetujui dibentuknya sebuah Panitia Kecil Penyelidik Usul - usul/ Perumus Dasar Negara, yang terdiri atas sembilan orang, yaitu: Ir. Soekarno, Drs. Muh. Hatta, Mr. A.A. Maramis, K.H. Wachid Hasyim, Abdul Kahar Muzakkir, Abikusno Tjokrosujoso, H. Agus Salim, Mr. Ahmad Subardjo dan Mr. Muh. Yamin.Panitia Kecil yang beranggotakan sembilan orang ini berhasil merumuskan Mukadimah Hukum Dasar, yang kemudian dikenal dengan sebutan PIAGAM JAKARTA.


Dalam sidang BPUPKI kedua, Tanggal 10 s/d 16 Juli 1945, hasil yang dicapai adalah merumuskan rancangan Hukum Dasar.Tanggal 9 Agustus 1945 dibentuk Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI).Dan pada Tanggal 15 Agustus 1945 Jepang menyerah tanpa syarat kepada Sekutu, sejak saat itu Indonesia kosong dari kekuasaan.Keadaan tersebut dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya oleh para pemimpin bangsa Indonesia, yaitu dengan mem-Proklamasi-kan Kemerdekaan Indonesia, pada tanggal 17 Agustus 1945. Sehari setelah proklamasi kemerdekaan PPKI mengadakan sidang, dengan acara utama :

  1. Mengesahkan Rancangan Hukum Dasar dengan Preambulnya (Pembukaan)
  2. Memilih Presiden dan Wakil Presiden.

Untuk pengesahan Preambul, terjadi proses yang sangat panjang, sehingga sebelum mengesahkan Preambul, Drs. Muhammad Hatta terlebih dahulu mengemukakan bahwa pada tanggal 17 Agustus 1945 sore hari, sesaat setelah Proklamasi Kemerdekaan, ada utusan dari Indonesia bagian Timur yang menemuinya. Intinya, rakyat Indonesia bagian Timur mengusulkan agar pada alinea keempat preambul, di belakang kata KETUHANAN yang berbunyi 'dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya' dihapus.Jika tidak maka rakyat Indonesia bagian Timur lebih baik memisahkan diri dari negara RI yang baru saja diproklamasikan.


Usul ini oleh Muh.Hatta disampaikan kepada sidang pleno PPKI, khususnya kepada para anggota tokoh-tokoh Islam, antara lain kepada Ki Bagus Hadikusumo, KH.Wakhid Hasyim dan Teuku Muh.Hasan. Bung Hatta berusaha meyakinkan tokoh-tokoh Islam, demi persatuan dan kesatuan bangsa. Oleh karena pendekatan yang terus-menerus dan demi persatuan dan kesatuan, mengingat Indonesia baru saja merdeka, akhirnya tokoh-tokoh Islam itu merelakan dicoretnya 'dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya' di belakang kata Ketuhanan dan diganti dengan 'Yang Maha Esa', sehingga Preambule (Pembukaan) UUD1945 disepakati sebagai berikut : 


UNDANG-UNDANG DASAR

NEGARA REPUBLIK INDONESIA TAHUN 1945


PEMBUKAAN (Preambule)


Bahwa sesungguhnya Kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa dan oleh sebab itu, maka penjajahan di atas dunia harus dihapuskan, karena tidak sesuai dengan peri-kemanusiaan dan perikeadilan.


Dan perjuangan pergerakan kemerdekaan Indonesia telah sampailah kepada saat yang berbahagia dengan selamat sentausa mengantarkan rakyat Indonesia ke depan pintu gerbang kemerdekaan Negara Indonesia, yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur. 


Atas berkat rakhmat Allah Yang Maha Kuasa dan dengan didorongkan oleh keinginan luhur, supaya berkehidupan kebangsaan yang bebas, maka rakyat Indonesia menyatakan dengan ini kemerdekaannya.


Kemudian daripada itu untuk membentuk suatu Pemerintah Negara Indonesia yang melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dan untuk memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial, maka disusunlah Kemerdekaan Kebangsaan Indonesia itu dalam suatu susunan Negara Republik Indonesia yang berkedaulatan dengan berdasar kepada Ketuhanan Yang Maha Esa, Kemanusiaan yang adil dan beradab, Persatuan Indonesia dan Ke-rakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/ Perwakilan, serta dengan mewujudkan suatu Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.


Dan untuk dapat melaksanakan PANCASILA sebagai ideologi dan dasar negara sekaligus sebagai pandangan hidup seluruh Rakyat Indonesia, maka Pancasila diterjemahkan dalam butir - butir Pancasila yaitu :


1. KETUHANAN YANG MAHA ESA :

  • Bangsa Indonesia menyatakan kepercayaannya dan ketaqwaannya terhadap Tuhan Yang Maha Esa.
  • Manusia Indonesia percaya dan taqwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa, sesuai dengan agama dan kepercayaannya masing-masing menurut dasar kemanusiaan yang adil dan beradab.
  • Mengembangkan sikap hormat menghormati dan bekerjasama antara pemeluk agama dengan penganut kepercayaan yang berbeda-beda terhadap Tuhan Yang Maha Esa.
  • Membina kerukunan hidup di antara sesama umat beragama dan kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa.
  • Agama dan kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa adalah masalah yang
  • Menyangkut hubungan pribadi manusia dengan Tuhan Yang Maha Esa.
  • Mengembangkan sikap saling menghormati kebebasan menjalankan ibadah sesuai dengan agama dan kepercayaannya masing-masing.
  • Tidak memaksakan suatu agama dan kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa kepada orang lain.


2. KEMANUSIAAN YANG ADIL DAN BERADAB :

  • Mengakui dan memperlakukan manusia sesuai dengan harkat dan martabatnya sebagai makhluk Tuhan Yang Maha Esa.
  • Mengakui persamaan derajad, persamaan hak dan kewajiban asasi setiap manusia, tanpa membeda-bedakan suku, keturrunan, agama, kepercayaan, jenis kelamin, kedudukan sosial, warna kulit dan sebagainya.
  • Mengembangkan sikap saling mencintai sesama manusia.
  • Mengembangkan sikap saling tenggang rasa dan tepa selira.
  • Mengembangkan sikap tidak semena-mena terhadap orang lain.
  • Menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan.
  • Gemar melakukan kegiatan kemanusiaan.
  • Berani membela kebenaran dan keadilan.
  • Bangsa Indonesia merasa dirinya sebagai bagian dari seluruh umat manusia.
  • Mengembangkan sikap hormat menghormati dan bekerjasama dengan bangsa lain.

3. PERSATUAN INDONESIA :

  • Mampu menempatkan persatuan, kesatuan, serta kepentingan dan keselamatan bangsa dan negara sebagai kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi dan golongan.
  • Sanggup dan rela berkorban untuk kepentingan negara dan bangsa apabila diperlukan.
  • Mengembangkan rasa cinta kepada tanah air dan bangsa.
  • Mengembangkan rasa kebanggaan berkebangsaan dan bertanah air Indonesia.
  • Memelihara ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial.
  • Mengembangkan persatuan Indonesia atas dasar Bhinneka Tunggal Ika.
  • Memajukan pergaulan demi persatuan dan kesatuan bangsa.

4. KERAKYATAN YANG DIPIMPIN OLEH HIKMAH KEBIJAKSANAAN DALAM PERMUSYAWARATAN/ PERWAKILAN :

  • Sebagai warga negara dan warga masyarakat, setiap manusia Indonesia mempunyai kedudukan, hak dan kewajiban yang sama.
  • Tidak boleh memaksakan kehendak kepada orang lain.
  • Mengutamakan musyawarah dalam mengambil keputusan untuk kepentingan bersama.
  • Musyawarah untuk mencapai mufakat diliputi oleh semangat kekeluargaan.
  • Menghormati dan menjunjung tinggi setiap keputusan yang dicapai sebagai hasil musyawarah.
  • Dengan i’tikad baik dan rasa tanggung jawab menerima dan melaksanakan hasil keputusan musyawarah.
  • Di dalam musyawarah diutamakan kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi dan golongan.
  • Musyawarah dilakukan dengan akal sehat dan sesuai dengan hati nurani yang luhur.
  • Keputusan yang diambil harus dapat dipertanggungjawabkan secara moral kepada Tuhan Yang Maha Esa, menjunjung tinggi harkat dan martabat manusia, nilai-nilai kebenaran dan keadilan mengutamakan persatuan dan kesatuan demi kepentingan bersama.
  • Memberikan kepercayaan kepada wakil-wakil yang dipercayai untuk melaksanakan pemusyawaratan.

5. KEADILAN SOSIAL BAGI SELURUH RAKYAT INDONESIA :

  • Mengembangkan perbuatan yang luhur, yang mencerminkan sikap dan suasana kekeluargaan dan kegotongroyongan.
  • Mengembangkan sikap adil terhadap sesama.
  • Menjaga keseimbangan antara hak dan kewajiban.
  • Menghormati hak orang lain.
  • Suka memberi pertolongan kepada orang lain agar dapat berdiri sendiri.
  • Tidak menggunakan hak milik untuk usaha-usaha yang bersifat pemerasaN terhadap orang lain.
  • Tidak menggunakan hak milik untuk hal-hal yang bersifat pemborosan dan gayA hidup mewah.
  • Tidak menggunakan hak milik untuk bertentangan dengan atau merugikaN kepentingan umum.
  • Suka bekerja keras.
  • Suka menghargai hasil karya orang lain yang bermanfaat bagi kemajuan dan kesejahteraan bersama.
  • Suka melakukan kegiatan dalam rangka mewujudkan kemajuan yang merata dan berkeadilan sosial.

SOAL

1.Ideologi adalah kesadaran palsu. Pendapat ini dikemukakan oleh....

a. Karl Marx

b. Jorge Larrin

c. Nicollo Machiavelli

d. Louis Althusser

e. Antoine Destut de Tracy

2. Istilah Ideologi dalam penerapan idea atau gagasan-gagasannya, lebih banyak berhubungan dengan ilmu....

a. Hukum

b. Politik

c. Ekonomi

d. Pemerintahan

e. Sosial-budaya

3. Kemampuan Ideologi untuk mempengaruhi dan menyesuaikan diri dengan perkembangan masyarakat merupakan salah satu dim9ensi ideologi, yaitu....

a. Realita

b. Idealisme

c. Normativitas

d. Relativitas

e. Fleksibilitas


4. Pokok persoalan yang dibahas dalam masa sidang I BPUPKI adalah....

a. Hubungan negara dengan agama

b. Rancangan hukum dasar

c. Wilayah negara

d. Bentuk negara

e. Dasar negara

5. Piagam Jakarta disusun oleh wakil golongan kebangsaan dan islam yang tergabung dalam....

a. Panitia Dasar Negara

b. Panitia Delapan

c. Panitia Sembilan

d. Panitia Sebelas

e. Panitia Perancang UUD

6. Mana yang merupakan ciri ideologi terbuka?

a. Nilai-nilainya dipaksakan dari luar

b. Berlaku untuk semua aspek kehidupan

c. Isinya tidak langsung operasional

d. Merupakan kerangka gagasan yang beku dan mati

e. Keberlakuan isinya mutlak

7. Tiga fungsi pokok Pancasila adalah....

a. Pandangan hidup, tujuan hidup, nilai hidup

b. Pandangan hidup, ideologi, dasar negara

c. Lambang negara, jiwa bangsa, ideologi

d. Dasar negara, lambang negara, pertahanan negara

e. Pemersatu, penguat, pengokoh

8. Bangsa kita tidak dapat menutup diri dari pengaruh budaya yang datang dari luar, yang penting bagi kita adalah....

a. Memilih kebudayaan mana yang baik dan mana yang tidak baik

b. Menerima kebudayaan asing yang sangat kita perlukan saja

c. Menerima semua budaya luar untuk mengejar ketinggalan

d. Menyerap kebudayaan dari luar yang sesuai dengan kepribadian bangsa

e. Menolak semua nilai-nilai asing demi kelestarian budaya bangsa

9. Pancasila sebagai sebuah dasar negara memuat sebuah nilai dasar, yakni....

a. Nilai yang tercermin dalam setiap kehidupan nyata rakyat Indonesia

b. Nilai yang terwujud dalam kehidupan sosial masyarakat

c. Nilai yang terwujud dalam kehidupan hukum pemerintahan]

d. Nilai yang berasal dari budaya atau kultur bangsa Indonesia

e. Nilai yang dalam penerapannya lebih didominasi oleh norma hukum

10. Pancasila merupakan kepribadian bangsa Indonesia

Apa maksud ungkapan di atas?....

a. Memberikan corak khas bagi bangsa Indonesia

b. Tradisi bangsa Indonesia berbuat sesuai dengan norma

c. Bangsa asing mengenal Indonesia dari kepribadiannya

d. Semua rakyat Indonesia berperilaku dengan baik

e. Diwarisi dari nenek moyang

11. Secara yuridis konstitusional dasar negara Pancasila lahir pada tanggal....

a. 1 Juni 1945

b. 22 Juni 1945

c. 29 Mei 1945

d. 17 Agustus 1945

e. 18 Agustus 1945

12. Suatu model atau pola berpikir sebagai upaya untuk melaksanakan perubahan yang direncanakan disebut....

a. Pola pembangunan

b. Strategi pembangunan

c. Paradigma pembangunan

d. Rencana pembangunan

e. Upaya pembangunan

13. Pembangunan nasional merupakan usaha bangsa untuk melepaskan diri dari ketergantungan pada bangsa lain. Ini menunjukkan bahwa pembangunan nasional merupakan....

a. Internasionalisasi

b. Emansipasi bangsa

c. Modernisasi

d. Humanisasi

e. Globalisasi

14. Pelaksanaan pembangunan di Indonesia yang berlandaskan paradigma Pancasila, dimaksudkan agar....

a. Pembangunan berjalan seimbang

b. Terwujudnya masyarakat maju

c. Menghasilkan produk kompetitif

d. Menghasilkan manusia bermoral

e. Terwujudnya masyarakat madani

15. Agar pembangunan dapat terarah dan bermamfaat bagi manusia, syarat yang harus dipenuhi adalah sebagai berikut,kecuali....

a. Menghormati hak asasi manusia

b. Meningkatkan kebutuhan manusia

c. Harus demokratis

d. Menciptakan taraf minimun keadilan sosia

e. Arahnya ditentukan oleh seluruh masyarakat

16. Pembangunan nasional pada hakikatnya adalah pembangunan manusia Indonesia seutuhnya dan pembangunan....

a. Seluruh masyarakat Indonesia

b. Seluruh sektor kehidupan kita

c. Seluruh kebutuhan umat manusia

d. Yang meliputi semua bidang

e. Yang meliputi bidang sosial budaya

17. Penduduk dalam jumlah besar, apabila dibina secara efektif dan merupakan pembangunan untuk....

a. Menggerakkan pembangunan masa depan

b. Menyerap teknologi tepat guna

c. Memperluas lapangan kerja dimasa depan

d. Meningkatkan tenaga kerja yang produktif

e. Menciptakan lapangan pekerjaan dipedasaan

18. Bila dalam kehidupan bermasyarakat kita menjunjung tinggi harkat dan martabat orang lain, hal ini sejalan dengan pengamalan sila ....

a. Pertama

b. Kedua

c. Ketiga

d. Keempat

e. Kelima

19. Peran aktif siswa untuk keberhasilan pembangunan nasional sebagai pengamalan Pancasila adalah....

a. Berperan aktif dalam pembangunan sekolah

b. Aktif dalam kegiatan di sekolah setiap saat

c. Datang ke sekolah tepat waktu setiap hari

d. Tekun, rajin belajar, serta suka bekerja keras

e. Aktif dalam kegiatan sekolah di masyrakat

20. Masyarakat Indonesia dalam era globalisasi dibanjiri dengan informasi dan produksi luar negeri, meskipun demikian banyak contoh yang menunjukkan rasa bangga kita sebagai bangsa Indonesia, antara lain dengan.....

a. Menggunakan hasil buatan sendiri

b. Berkunjung ke daerah wisata kalau mampu

c. Mendirikan tempat istirahat jika mempunyai uang

d. Kewiraswastaan di daerah yang padat penduduknya

e. Mengentaskan rakyat dan desa tertinggal

21. Dalam istilah “sistem pemerintahan” kata sistem berarti....

a. Susunan teratur dari pandangan, teori, asas dan sebagainya

b. Seperangkat unsur yang saling berkaitan membentuk totalitas

c. Proses melaksanakan suatu kegiatan

d. Cara atau metode

e. Semua jawaban di atas benar

22. Pemerintahan dalam arti luas adalah....

a. Pelaksanaan kekuasaan eksekutif dalam suatu negara

b. Pelaksana kekuasaan legislatif dan eksekutif dalam suatun negara

c. Pelaksana kekuasaan legislatif, eksekutif, dan yudikatif dalam suatu negara

d. Pelaksana kekuasaan legislatif dan yudikatif dalam suatu negara

e. Pelaksana kekuasaan legislatif, yudikatif, dan federatif dalam suatu negara

23. Menurut Polybius, demokrasi adalah bentuk pemerintahan yang akan lahir sebagai reaksi terhadap....
        a. Pemerintahan Monarkhi

b. Pemerintahan Tirani

c. Pemerintahan Aristokrasi

d. Pemerintahan Oligarkhi

e. Pemerintahan Oklokrasi

24. Dalam pelaksanaannya, bentuk pemerintahan republik dapat dibedakan atas republik absolut, konstitusional, dan....

a. Demokrasi

b. Eksraparlementer

c. Parlementer

d. Kerakyatan

e. Presidensial

25. Contoh negara yang menganut sistem pemerintahan parlementer adalah....

a. Filipina

b. Indonesia

c. Amerika Serikat

d. Inggris

e. Australia

26. Negara yang menggunakan sistem pemerintahan presidensial adalah....

a. Inggris

b. Jepang

c. Malaysia

d. Australia

e. Amerika serikat

27. Menurut Aristoteles bentuk pemerintahan di mana kekuasaan negara yang tertinggi ada di tangan rakyat yang pemerintahannya untuk kepentingan rakyat” adalah....

a. Demokrasi

b. Politi

c. Aristokrasi

d. Monarki

e. Oligarki

28. Oklokrasi merupakan bentuk pemerintahan....

a. Bentuk pemerintahan yang dipegang oleh seorang tiran (sewenang-wenang) sehingga jauh dari cita-cita keadilan

b. Bentuk pemerintah yang dipegang oleh orang-orang yang ingin mencapai kemashyuran dan kehormatan

c. Bentuk pemerintahan yang dipegang oleh rakyat jelata

d. Bentuk pemerintahan yang dipegang oleh kaum cendekiawan yang dilaksanakan sesuai dengan pikiran keadilan

e. Bentuk pemerintahan yang dipegang rakyat yang mementingkan dirinya sendiri

29. Berikut adalah ciri-ciri sistem pemerintahan parlementer, kecuali....

a. Presiden adalah kepala negara dan kepala pemerintahan

b. Pemusatan kekuasaan ke tangan parlemen

c. Semua anggota kabinet merupakan anggota perlemen

d. Kabinet bertanggung jawab kepada parlemen

e. Parlemen dapat membubarkan kabinet

30. Dalam sistem pemerintahan presidensial, Presiden tidak berwenang untuk....

a. Membubarkan parlemen atau badan legislatif

b. Membentuk kabinet sebagai pembantunya

c. Memberhentkan para menteri

d. Menjalankan fungsi sebagai kepala negara

e. Menjalankan fungsi sebagai kepala pemerintahan

31. Prinsip-prinsip sistem pemerintahan parlementer pada hakikatnya merupakan....

a. Intisari kebiasaan ketatanegaraan dan hasil pemikiran para pembentuk konstitusi kerajaan Inggris

b. Intisari kebiasaan ketatanegaraan di Amerika Serikat

c. Hasil pemikiran para pembentuk konstitusi kerajaan Inggris

d. Hasil pemikiran para pembentuk konstitusi Amerika serikat

e. Intisari kebiasaan ketatanegaraan di kerajaan Inggris

32. Berikut merupakan kelemahan sistem pemerintahan Parlementer, kecuali....

a. Kedudukan badan eksekutif/kabinet sangat tergantung pada mayoritas dukungan parlemen sehingga sewaktu-waktu kabinet dapat dijatuhkan oleh parlemen

b. Kelangsungan kedudukan badan eksekutif atau kabinet tak bisa ditentukan berakhir sesuai dengan masa jabatannya karena sewaktu-waktu kabinet dapat bubar

c. Kabinet dapat mengendalikan palemen, hal ini terjadi bila para anggota kabinet partai mayoritas

d. Parlemen menjadi termpat kederisasi bagi jabatan-jabatan eksekutif, pengalaman mereka menjadi anggota parlemen dimamfaatkan dan menjadi bekal penting untuk menjadi menteri atau jabatan eksekutif lainnya

e. Adanya pengawasan yang kuat dari parlemen terhadap kabinet sehingga kabinet menjadi berhati-hati dalam menjalankan pemerintahan.

33. Dalam sistem presidensial, yang menyelenggarakan pemerintahan dalam arti yang sebernarnya.....

a. Presiden dan menteri-menterinya

b. Presiden bersama dengan DPR

c. Presiden dan wakil presiden

d. Kepala negara dengan menteri

e. Presiden dengan perdana menteri

34. Dasar berlakunya sistem pemerintahan parlementer di awal kemerdekaan RI sampai 27 Desember 1949 adalah...

a. Undang-Undang Dasar 1945

b. Konstitusi RIS 1949

c. Undang-Undang Dasar Sementara 1950

d. Maklumat Pemerintah 14 November 1945

e. Proklamasi kemerdekaan 17 Agustus 1945

35. Dasar berlakunya sistem pemerintahan parlementer pada masa antara 17 Agustus 1950 – 5 Juli 1959 adalah....

a. Undang-Undang Dasar 1945

b. Maklumat Pemerintah 14 November 1945

c. Konstitusi RIS 1949

d. Undang-Undang Dasar Sementara 1950

e. Dekrit Presiden 1959

36. Dalam sistem Check and Balances di Indonesia, pihak MPR mempunyai wewenang untuk....

a. Mengawasi pemrintah/ eksekutif dengan sejumlah hak pengawasan

b. menyetujui/ menolak mnyetujui perjanjian internasional

c. Memberhentikan Presiden dan wakil presiden atas usulan DPR

d. Memberi pertimbangan dalam pengangkatan dan penerimaan duta

e. Memberi pertimbangan dalam pemberian amnesti dan abolisi

37. Menurut UUD 1945 yang sudah diamandemen, sistem pemerintahan yang harus dijalankan di Indonesia adalah....

a. Campuran

b. Quasi-presidensial

c. Quasi-parlementer

d. Presidensial

e. Parlementer

38. Kelebihan dari sistem pemerintahan presidensial yang terdapat di Indonesia adalah....

a. Pengawasan rakyat terhadap pemerintah kurang berpengaruh, sehingga ada kecenderungan eksekutif lebih dominan bahkan dapat mengarah otoriter

b. Jalannya pemerintahan cenderung lebih stabil karena program-program relatif lancar dan tidak terjadi krisis kabinet

c. Pemerintahan dapat berlangsung dengan baik bila mendapat dukungan wakil rakyat (DPR) sehingga kebijakan dan keputusan-keputusan eksekutif dapat terlaksana

d. Produk hukum belum banyak memihak kepentingan rakyat, demikian juga aparat penegak hukum

e. Jika para menteri tidak terdiri dari orang-orang yang jujur, bersih, dan professional, program-program pemerintah tidak berjalan efektif dan populis (berpihak kepada rakyat)

39. Salah satu kelemahan atau keburukan yang menonjol dari sistem pemerintahan parlementer adalah.....

a. Sering terjadi krisis kabinet

b. Program pemerintahan cebderung terhambat

c. Kabinet dapat dijatuhkan kapan saja

d. Pemerintahan cenderung stabil

e. Berpengaruhnya pengawasan DPR

40. Berikut ini adalah kelebihan pelaksanaan sistem pemerintahan RI yang berdasarkan UUD 1945 dibanding dengan sistem pemerintahan negara lain, kecuali....

a. Sistem pemerintahan kita menganut pembagian kekuasaan bukan pemisahan kekuasaan

b. Presiden lebih efektif dan efisien dalam menjalankan kekuasaan pemerintahan

c. Indonesia tidak hanya menganut trias politica, tetapi juga menerapkan saptapraja

d. Sistem pemerintahan cenderung personal power sehingga peran rakyat kurang maksimal

e. Tidak ada partai oposisi sehingga antara pemerintah yang berkuasa dengan partai yang kalah saling menjatuhkan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar